rss

Pidato Oleh Presiden Trump di ktt Ceo Apec

Facebooktwittergoogle_plusmail
English English, 中文 (中国) 中文 (中国), العربية العربية, Français Français, हिन्दी हिन्दी, Português Português, Русский Русский, Español Español

Gedung Putih
Kantor Sekretaris Pers
Untuk Segera Diterbitkan
10 November 2017
Gedung Pusat Pameran Ariyana Da Nang
Da Nang, Vietnam

 

 

1:19 Siang Waktu Indocina

PRESIDEN TRUMP: Adalah sebuah kehormatan dapat berada di sini di Vietnam – di jantung Indo-Pasifik – untuk berbicara di hadapan warga Vietnam dan pemimpin bisnis di wilayah ini.

Minggu ini telah menjadi minggu yang luar biasa bagi Amerika Serikat di bagian dunia yang indah ini. Bermulai dari Hawaii, Melania dan saya pergi ke Jepang, Korea Selatan, dan Cina, dan sekarang ke Vietnam, untuk berada di sini bersama kalian semua hari ini.

Sebelum kita mulai, saya ingin mengucapkan bahwa Amerika berdoa untuk Anda semua yang terkena dampak dari musibah angin Topan Damrey dan untuk pemulihannya di bulan-bulan ke depan. Hati kita dipersatukan dengan orang-orang Vietnam yang menderita akibat badai dahsyat ini.

Perjalanan ini dilakukan di saat yang menyenangkan bagi Amerika. Sebuah optimisme baru telah melanda seluruh negara kita. Pertumbuhan ekonomi telah mencapai 3,2 persen, dan semakin tinggi. Pengangguran berada pada tingkat terendah dalam 17 tahun. Pasar saham berada pada titik tertinggi sepanjang masa. Dan seluruh dunia diangkat oleh pembaruan Amerika.

Ke mana pun saya pergi dalam perjalanan ini, saya senang berbagi kabar baik dari Amerika. Bahkan, lebih dari itu, saya mendapat kehormatan untuk membagikan visi kami untuk Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka – tempat di mana negara-negara berdaulat dan merdeka, dengan beragam budaya dan mimpi-mimpi yang berbeda, semuanya dapat menjadi makmur berdampingan, dan berkembang dalam kemerdekaan dan kedamaian.

Saya sangat senang dapat berada di sini, hari ini di APEC, karena organisasi ini didirikan untuk membantu mencapai tujuan itu. Amerika berdiri sebagai anggota komunitas negara yang bangga yang membuat Pasifik sebagai “rumahnya”. Kami telah menjadi sekutu yang aktif di wilayah ini sejak pertama kali memenangkan kemerdekaan kami sendiri.

Pada tahun 1784, kapal Amerika pertama berlayar ke Cina dari Amerika Serikat yang baru merdeka. Kapal itu dimuat dengan barang-barang untuk dijual ke Asia, dan kapal itu kembali penuh dengan porselen dan teh. Presiden pertama kami, George Washington, bahkan memiliki seperangkat peralatan makan dari kapal itu.

Pada tahun 1804, Thomas Jefferson mengirim penjelajah, Lewis dan Clark, dalam sebuah ekspedisi ke Pantai Pasifik kami. Mereka adalah orang pertama dari jutaan orang Amerika yang berkelana ke barat untuk mengadu nasibnya di benua kita yang luas.

Pada tahun 1817, kongres kami menyetujui pelayaran Pasifik pertama kapal besar Amerika penuh-waktu. Kehadiran angkatan laut awal itu segera tumbuh menjadi sebuah skuadron, dan kemudian sebuah armada, untuk menjamin kebebasan navigasi atas semakin banyaknya kapal, menantang lautan untuk menggapai pasar di Filipina, Singapura, dan di India.

Pada tahun 1818, kami memulai hubungan kami dengan Kerajaan Thailand, dan 15 tahun kemudian kedua negara kami menandatangani sebuah perjanjian persahabatan dan perdagangan – perjanjian kami yang pertama dengan negara Asia.

Pada abad berikutnya, ketika kekuatan imperialis mengancam wilayah ini, Amerika Serikat membela dengan memakan korban yang sangat besar untuk diri kita sendiri. Kami mengerti bahwa keamanan dan kemakmuran bergantung padanya.

Kami telah menjadi teman, mitra, dan sekutu di Indo-Pasifik dalam waktu yang sangat lama, dan kami akan menjadi teman, mitra, dan sekutu untuk waktu yang lama.

Sebagai teman lama di wilayah ini, tidak ada yang lebih senang selain Amerika untuk bersaksi, membantu, dan berbagi kemajuan luar biasa yang telah Anda capai selama setengah abad terakhir ini.

Apa yang negara-negara dan ekonomi wakili di sini hari ini telah bangun di belahan dunia ini adalah sebuah keajaiban. Cerita tentang wilayah ini dalam beberapa dekade terakhir adalah cerita tentang apa yang mungkin dapat terjadi jika sebuah negara mengambil alih kepemilikan masa depan mereka.

Hanya sedikit orang dapat membayangkan bahwa hanya satu generasi yang lalu para pemimpin negara-negara ini akan berkumpul di Da Nang untuk memperdalam persahabatan kita, memperluas kemitraan kita, dan merayakan kesuksesan yang menakjubkan dari orang-orang kita.

Kota ini dulunya adalah tempat bernaung bagi sebuah pangkalan militer Amerika, di sebuah negara di mana banyak orang Amerika dan orang Vietnam kehilangan nyawa mereka dalam perang yang sangat berdarah.

Hari ini, kita bukan lagi musuh; kita adalah teman. Dan kota pelabuhan ini ramai dengan kapal-kapal dari seluruh dunia. Keajaiban teknik, seperti Jembatan Naga, menyambut jutaan orang yang datang untuk mengunjungi pantai-pantai di Da Nang yang menakjubkan, lampu yang bersinar, dan pesona warisan kunonya.

Pada awal 1990-an, hampir setengah dari orang Vietnam hidup hanya dari beberapa dolar sehari, dan satu dari empat orang tidak memiliki listrik. Sekarang, ekonomi terbuka Vietnam merupakan salah satu ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Ekonomi di Vietnam telah meningkat lebih dari 30 kali lipat, dan siswa Vietnam berada di antara siswa terbaik di dunia. (Tepuk tangan.) Dan itu sangatlah mengesankan.

Ini adalah kisah transformasi luar biasa yang sama tentang yang telah kita lihat di seluruh wilayah ini. Orang-orang Indonesia selama beberapa dekade telah membangun institusi domestik dan demokratis untuk mengendalikan lebih dari 13.000 pulau mereka. Sejak tahun 1990an, rakyat Indonesia telah mengangkat diri dari kemiskinan untuk menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan tercepat di G20. Sekarang, Indonesia adalah negara demokrasi terbesar ketiga di dunia.

Filipina telah muncul sebagai negara yang bangga akan keluarga yang kuat dan saleh. Selama 11 tahun berturut-turut, World Economic Forum telah menempatkan Filipina pertama di antara negara-negara Asia dalam menutup kesenjangan perbedaan antara pria dan wanita dan menyambut pemimpin wanita dalam bisnis dan politik. (Tepuk tangan.)

Kerajaan Thailand telah menjadi negara berpenghasilan menengah ke atas dalam waktu kurang dari satu generasi. Ibukota megahnya di Bangkok sekarang merupakan kota yang paling banyak dikunjungi di dunia. Dan itu sangatlah mengesankan. Tidak banyak orang dari Thailand disini. (Tepuk tangan.)

Malaysia telah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir, dan sekarang digolongkan sebagai salah satu tempat terbaik di dunia untuk melakukan bisnis.

Di Singapura, warga yang lahir dalam keluarga yang hidup dari 500 dolar AS per [tahun] sekarang merupakan salah satu berpenghasilan tertinggi di dunia – sebuah transformasi yang dimungkinkan terjadi karena visi Lee Kwan Yew mengenai tata pemerintahan ​​dan peraturan hukum yang jujur. (Tepuk tangan.) Dan anak laki-lakinya sekarang sedang melakukan pekerjaan yang menakjubkan.

Seperti yang baru-baru ini saya amati di Korea Selatan, orang-orang di Republik tersebut telah mengangkat sebuah negara miskin yang dilanda perang, dan hanya dalam beberapa dekade terakhir ini mengubahnya menjadi salah satu negara demokrasi terkaya di dunia. Sekarang, warga Korea Selatan menikmati pendapatan lebih tinggi daripada warga negara-negara Uni Eropa lainnya. Saya sangat senang dapat meluangkan waktu dengan Presiden Moon.

Semua orang tahu kesuksesan Cina yang mengesankan selama beberapa dekade terakhir. Selama periode ini – – dan ini adalah periode reformasi pasar yang hebat – sebagian besar wilayah Cina mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat, pekerjaan meningkat, dan lebih dari 800 juta warga Cina bangkit dari kemiskinan. Saya baru saja meninggalkan Cina pagi ini dan mengadakan pertemuan yang benar-benar produktif dan meluangkan waktu yang indah bersama tuan rumah kami yang ramah, Presiden Xi.

Dan, seperti yang saya lihat di pemberhentian pertama saya di perjalanan ini, di Jepang kita melihat demokrasi yang dinamis di negeri industri, teknologi, dan budaya yang mengagumkan. Dalam waktu kurang dari 60 tahun, negara kepulauan tersebut telah menghasilkan 24 pemenang Hadiah Nobel untuk prestasi di bidang fisika, kimia, kedokteran, sastra, dan perkembangan perdamaian. (Tepuk tangan.) Presiden Abe dan saya menyetujui banyak hal yang sama.

Di wilayah yang lebih luas, negara-negara di luar APEC juga membuat langkah besar dalam bab baru untuk Indo-Pasifik ini.

India merayakan ulang tahun ke 70 kemerdekaannya. India adalah negara demokrasi yang berdaulat, serta – pikirkan ini – dengan lebih dari 1 miliar penduduk. India adalah demokrasi terbesar di dunia. (Tepuk tangan.) Sejak India membuka ekonominya, mereka telah mencapai pertumbuhan yang menakjubkan dan dunia baru yang berpeluang bagi kelas menengahnya yang berkembang. Dan Perdana Menteri Modi telah bekerja keras untuk membawa negara yang luas itu, dan semua orangnya, bersama-sama sebagai kesatuan. Dan dia melakukannya dengan sangat, sangat berhasil.

Seperti yang bisa kita lihat, di banyak tempat di seluruh wilayah ini, warga negara yang berdaulat dan merdeka telah mengambil kendali lebih besar atas tujuan hidup mereka dan membuka potensi rakyat mereka.

Mereka telah mengejar visi keadilan dan akuntabilitas, mengembangkan hak milik pribadi dan supremasi hukum, dan menerapkan sistem yang menghargai kerja keras dan usaha individu.

Mereka membangun bisnis, mereka membangun kota, mereka membangun negaranya dari dasar hingga ke atas. Banyak dari Anda di ruangan ini telah mengambil bagian dalam proyek bangunan nasional yang hebat dan menggembirakan ini. Mereka telah menjadi proyek Anda dari awal sampai akhir, dari mimpi hingga kenyataan.

Dengan bantuan Anda, seluruh wilayah ini telah bangkit – dan mereka masih bangkit – sebagai konstelasi negara yang indah, dengan masing-masing bintang terangnya sendiri, tidak ada bandingannya – dan masing-masing, orang, budaya, cara hidup, dan tempat naungannya.

Anda yang hidup melalui transformasi ini dapat mengerti lebih jelas dari siapa pun tentang nilai dari apa yang telah Anda capai. Anda juga mengerti bahwa tanah air Anda adalah warisan Anda, dan Anda harus selalu melindunginya.

Dalam proses pembangunan ekonomi Anda, Anda telah mencari perdagangan dan niaga dengan negara lain, dan menjalin kemitraan berdasarkan rasa saling menghormati dan mengarah pada keuntungan bersama.

Hari ini, saya ke sini untuk menawarkan kemitraan baru dengan Amerika untuk bekerja sama untuk memperkuat ikatan persahabatan dan perdagangan antara semua negara di Indo-Pasifik, dan bersama-sama, untuk mengembangkan kemakmuran dan keamanan kita.

Inti dari kemitraan ini, kami mencari hubungan perdagangan yang kuat yang berakar pada prinsip keadilan dan timbal balik. Saat Amerika Serikat memasuki hubungan perdagangan dengan negara lain atau orang lain, kita akan, mulai sekarang, berharap bahwa mitra kita akan dengan tulus mematuhi peraturan seperti kita. Kami berharap pasar akan terbuka pada tingkat yang sama di kedua sisi, dan industri swasta, bukan perencana pemerintah, akan mengarahkan investasi.

Sayangnya, terlalu lama dan di terlalu banyak tempat, hal yang sebaliknya sudah terjadi. Selama bertahun-tahun, Amerika Serikat secara sistematis membuka ekonomi kita dengan sedikit kondisi. Kami menurunkan tarif atau tidak menarik tarif, mengurangi hambatan perdagangan, dan mengizinkan barang asing mengalir bebas ke negara kita.

Tapi sementara kita menurunkan hambatan pasar, negara lain tidak membuka pasar mereka kepada kita.

HADIRIN: (Tidak jelas.)

PRESIDEN TRUMP: Lucu. Mereka pasti salah satu penerima manfaat itu. (Tepuk tangan.) And berasal dari negara mana, pak?

Negara-negara disambut oleh Organisasi Perdagangan Dunia, bahkan jika mereka tidak mematuhi prinsip-prinsip yang ditetapkan sekalipun. Kesimpulannya, kita belum diperlakukan secara adil oleh Organisasi Perdagangan Dunia. Organisasi seperti WTO hanya dapat berfungsi dengan baik bila semua anggota mematuhi peraturan dan menghormati hak kedaulatan setiap anggotanya. Kita tidak bisa mencapai pasar terbuka jika kita tidak memastikan akses pasar yang adil. Pada akhirnya, perdagangan yang tidak adil dapat meruntuhkan kita semua.

Amerika Serikat mengembangkan perusahaan swasta, inovasi, dan industri. Negara lain menggunakan perencanaan industri yang dikelola pemerintah dan badan usaha milik negara.

Kami mematuhi prinsip-prinsip WTO dalam melindungi kekayaan intelektual dan memastikan akses pasar yang adil dan setara. Mereka terlibat dalam produk dumping, barang bersubsidi, manipulasi mata uang, dan kebijakan industri pemangsa.

Mereka mengabaikan peraturan untuk mendapatkan keuntungan atas mereka yang mengikuti peraturan, menyebabkan distorsi besar dalam perdagangan dan mengancam fondasi perdagangan internasional itu sendiri.

Praktik semacam itu, bersamaan dengan kegagalan kolektif kita untuk menanggapinya, merugikan banyak orang di negara kita dan juga di negara lain. Pekerjaan, pabrik, dan industri dirampas dari Amerika Serikat dan dari banyak negara lainnya. Dan banyak peluang untuk investasi yang saling menguntungkan hilang karena orang tidak dapat mempercayai sistem tersebut.

Kita tidak bisa mentolerasi lagi penyalahgunaan perdagangan kronis ini, dan kita tidak akan mentolerasi mereka lagi. Meskipun bertahun-tahun tidak memenuhi janji, kami diberi tahu bahwa suatu saat nanti semua orang akan bersikap adil dan bertanggung jawab. Orang-orang di Amerika dan seluruh wilayah Indo-Pasifik telah menunggu hari itu untuk datang. Tapi hari itu tidak pernah datang, dan itulah sebabnya saya di sini hari ini – untuk berbicara dengan terus terang tentang tantangan dan pekerjaan kita menuju masa depan yang lebih cerah bagi kita semua.

Baru-baru ini saya melakukan perjalanan yang sangat menyenangkan ke Cina, di mana saya berbicara secara terbuka dan langsung dengan Presiden Xi tentang praktik perdagangan Cina yang tidak adil dan defisit perdagangan yang sangat besar yang telah mereka hasilkan dengan Amerika Serikat. Saya menyatakan keinginan kuat kami untuk bekerja sama dengan Cina untuk mencapai hubungan perdagangan yang dilakukan dengan dasar yang benar-benar adil dan setara.

Ketidakseimbangan perdagangan saat ini tidak dapat diterima. Saya tidak menyalahkan Cina atau negara lain, yang jumlahnya banyak, karena memanfaatkan perdagangan dengan Amerika Serikat. Jika perwakilan mereka bisa lolos, mereka hanyalah melakukan pekerjaan mereka. Saya berharap pemerintahan sebelumnya di negara saya melihat apa yang terjadi dan melakukan sesuatu tentang hal itu. Mereka tidak melakukannya, tapi saya akan melakukannya.

Mulai hari ini, kita akan bersaing secara adil dan setara. Kami tidak akan membiarkan Amerika Serikat dimanfaatkan lagi. Saya akan selalu mengutamakan Amerika sama seperti halnya saya mengharapkan dari Anda semua di ruangan ini untuk mengutamakan negara Anda. (Tepuk tangan.)

Amerika Serikat siap untuk bekerja dengan setiap pemimpin di ruangan ini hari ini untuk mencapai perdagangan yang saling menguntungkan demi kepentingan kedua negara Anda dan negara saya. Itulah pesan yang saya sampaikan di sini.

Saya akan membuat perjanjian perdagangan bilateral dengan negara Indo-Pasifik mana pun yang ingin menjadi mitra kami dan akan mematuhi prinsip perdagangan yang adil dan timbal balik. Apa yang tidak akan kita lakukan lagi adalah mengadakan kesepakatan besar yang mengikat tangan kita, menyerahkan kedaulatan kita, dan membuat pelaksanaan yang berarti hampir tidak dapat dilakukan.

Sebagai gantinya, kita akan melakukan perdaganga dengan dasar saling menghormati dan saling menguntungkan. Kami akan menghormati kemerdekaan dan kedaulatan Anda. Kami ingin Anda menjadi kuat, makmur, dan mandiri, berakar pada sejarah Anda, dan tumbuh berkembang menuju masa depan. Begitulah cara kita akan berkembang dan tumbuh bersama, dalam kemitraan yang nyata dan langgeng.

Tapi untuk ini – dan saya menyebutnya sebagai mimpi Indo-Pasifik – jika akan direalisasikan, kita harus memastikan bahwa semua bermain sesuai peraturan, yang tidak mereka patuhi saat ini. Mereka yang mematuhi peraturan akan menjadi mitra ekonomi terdekat kita. Mereka yang tidak mematuhi dapat memastikan bahwa Amerika Serikat tidak lagi menutup mata terhadap pelanggaran, kecurangan, atau agresi ekonomi. Hari-hari itu sudah berakhir.

Kita tidak lagi mentolerasi pencurian kekayaan intelektual. Kami akan menentang praktik destruktif untuk memaksa perusahaan menyerahkan teknologi mereka kepada negara, dan memaksa mereka menjadi perusahaan kerja sama untuk mendapatkan akses pasar.

Kami akan menangani subsidi industri secara besar-besaran melalui perusahaan-perusahaan milik negara raksasa yang membuat pesaing swasta menjadi bankrut – hal ini sering kali terjadi.

Kami tidak akan tetap diam saat perusahaan Amerika ditargetkan oleh pelaku bisnis yang berafiliasi negara untuk keuntungan ekonomi, baik melalui serangan cyber, spionase perusahaan, atau praktik anti persaingan lainnya. Kami akan mendorong semua negara untuk berbicara dengan tegas jika prinsip keadilan dan timbal balik dilanggar.

Kami tahu bahwa ini adalah minat Amerika untuk memiliki mitra yang berkembang, sejahtera, dan tidak bergantung pada siapa pun di wilayah ini. Kami tidak akan membuat keputusan untuk tujuan kekuasaan atau patronase. Kami tidak akan pernah meminta mitra kami untuk menyerahkan kedaulatan, privasi, dan kekayaan intelektual mereka, atau untuk membatasi kontrak kepada pemasok BUMN.

Kita akan menemukan peluang bagi sektor swasta kita untuk bekerja dengan Anda dan menciptakan lapangan kerja dan kekayaan bagi kita semua. Kami mencari mitra yang kuat, bukan mitra lemah. Kami mencari tetangga yang kuat, bukan tetangga yang lemah. Yang terpenting, kita mencari persahabatan, dan kita tidak bermimpi untuk mendominasi.

Untuk alasan ini, kami juga memfokuskan kembali upaya pengembangan kami yang ada. Kami meminta Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia untuk mengarahkan usaha mereka menuju investasi infrastruktur berkualitas tinggi yang mendorong pertumbuhan ekonomi.

Amerika Serikat juga akan melakukan perannya. Kami juga berkomitmen untuk mereformasi lembaga keuangan pembangunan kita sehingga mereka dapat memberi insentif investasi sektor swasta di negara Anda dengan lebih baik, dan memberikan alternatif yang kuat untuk inisiatif yang diarahkan negara yang disertai banyak tuntutan.

Amerika Serikat telah diingatkan berkali-kali dalam beberapa tahun terakhir bahwa keamanan ekonomi tidak hanya terkait dengan keamanan nasional. Keamanan ekonomi adalah keamanan nasional. Ini sangat penting – (tepuk tangan) – untuk kekuatan nasional kita.

Kita juga tahu bahwa kita tidak akan memiliki kemakmuran yang langgeng jika kita tidak menghadapi ancaman serius terhadap keamanan, kedaulatan, dan stabilitas yang dihadapi dunia kita saat ini.

Awal pekan ini, saya berbicara di hadapan Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan dan mendorong setiap negara yang bertanggung jawab untuk tetap bersatu dalam menyatakan bahwa setiap langkah yang dilakukan rezim Korea Utara untuk mendapatkan senjata lebih banyak merupakan langkah yang membawa bahaya yang lebih besar dan semakin besar. Masa depan daerah ini dan orang-orangnya yang baik tidak boleh disandera oleh fantasi jahat seorang diktator yang ingin menaklukan warganya dengan kekejaman dan pemerasan nuklir.

Selain itu, kita harus menjunjung tinggi prinsip-prinsip yang menguntungkan kita semua, seperti menghormati peraturan hukum – (tepuk tangan) – hak individu, dan kebebasan navigasi dan penerbangan, termasuk jalur pelayaran terbuka. Tiga prinsip dan prinsip-prinsip ini – (tepuk tangan) – menciptakan stabilitas dan membangun kepercayaan, keamanan, dan kemakmuran di antara negara-negara yang berpikiran serupa.

Kita juga harus menghadapi ancaman lain terhadap keamanan dan masa depan anak-anak kita, seperti kejahatan kartel, penyelundupan manusia, narkoba, korupsi, kejahatan cyber, dan perluasan wilayah. Seperti yang telah saya katakan berkali-kali sebelumnya: Semua orang yang beradab harus bersatu untuk mengusir teroris dan ekstremis dari masyarakat kita, mematahkan mereka dari dana, wilayah, dan dukungan ideologisnya. Kita harus menghentikan terorisme radikal Islam.

Jadi mari kita bekerja sama untuk Indo Pasifik yang damai, makmur, dan merdeka. Saya yakin bahwa, bersama-sama, setiap masalah yang telah kita bicarakan hari ini dapat dipecahkan dan setiap tantangan yang kita hadapi dapat diatasi.

Jika kita berhasil dalam upaya ini, jika kita memanfaatkan peluang yang ada di hadapan kita dan mendasarkan kemitraan kita dengan kuat untuk kepentingan rakyat kita sendiri, maka bersama-sama kita akan mencapai semua hal yang kita impikan untuk bangsa kita dan anak-anak kita.

Kita akan diberkati dengan dunia yang kuat, berdaulat, dan negara merdeka, yang berkembang dalam kedamaian dan perdagangan dengan negara lain. Akan ada tempat di mana kita bisa membangun rumah kita di mana keluarga, bisnis, dan orang dapat berkembang dan tumbuh.

Jika kita melakukan hal ini, kita akan melihat dunia ini setengah abad dari sekarang, dan kita akan mengagumi konstelasi negara-negara yang indah – negara yang berbeda, negara yang unik, dan masing-masing bersinar terang dan bangga di seluruh dunia ini. Dan sama seperti saat kita melihat bintang di langit malam, jarak waktu akan membuat sebagian besar tantangan yang kita hadapi dan yang kita bicarakan hari ini tampak sangat kecil sekali.

Apa yang tidak tampak kecil – apa yang tidak kecil – adalah pilihan yang besar yang harus dilakukan oleh semua negara agar bintang mereka bersinar sangat, sangat cerah.

Di Amerika, seperti setiap negara yang telah memenangkan dan mempertahankan kedaulatannya, kita mengerti bahwa tidak ada hal yang lebih berharga dari sebuah haknya, hak kebebasan kita yang berharga, dan kebebasan kita.

Pengetahuan itu telah membimbing kita sepanjang sejarah Amerika. Pengetahuan itu telah mengilhami kita untuk berkorban dan berinovasi. Dan itulah mengapa hari ini, ratusan tahun setelah kemenangan kita dalam Revolusi Amerika, kita masih ingat kata-kata seorang pendiri Amerika dan Presiden Amerika Serikat yang kedua, John Adams. Di hari tuanya, sebelum kematiannya, patriot hebat ini diminta pendapatnya tentang peringatan 50 tahun kemerdekaan Amerika yang gemilang. Dia menjawab dengan kata-kata: kemerdekaan selamanya.

Ini adalah sentimen yang membakar hati setiap patriot dan setiap bangsa. Tuan rumah kami di sini di Vietnam telah mengetahui sentimen ini tidak hanya selama 200 tahun, tapi selama hampir 2.000 tahun. (Tepuk tangan.) Saat itu sekitar tahun 40 Masehi ketika dua saudara perempuan Vietnam, Trung bersaudara, pertama kali membangunkan semangat masyarakat negeri ini. Pada saat itulah, untuk pertama kalinya, orang-orang Vietnam bangkit untuk kemerdekaan dan harga diri Anda.

Hari ini, para patriot dan pahlawan – – (tepuk tangan) – – dari sejarah kita memegang jawaban atas pertanyaan besar masa depan dan zaman kita. Mereka mengingatkan kita akan siapa diri kita dan apa panggilan kita.

Bersama-sama, kita memiliki dalam kekuatan kita untuk mengangkat bangsa kita dan dunia kita ke tempat tinggi yang baru – ke ketinggian yang belum pernah dicapai,

Jadi mari kita pilih masa depan patriotisme, kemakmuran, dan kebanggaan. Mari kita pilih kekayaan dan kemerdekaan atas kemiskinan dan perbudakan. Mari kita pilih Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Akhirnya, jangan sampai kita melupakan bahwa dunia ini memiliki banyak tempat – (tepuk tangan) – banyak mimpi, dan banyak jalan. Tapi di dunia ini, tidak ada tempat yang indah seindah rumah Anda.

Jadi, untuk keluarga, untuk negara, untuk kemerdekaan, untuk sejarah, dan untuk kemuliaan Tuhan, lindungi rumah Anda, pertahankan rumah Anda, dan cintai rumah Anda sekarang dan untuk selamanya. (Tepuk tangan.)

Terima kasih. Tuhan memberkati Anda. Tuhan memberkati wilayah Pasifik. Dan Tuhan memberkati Amerika Serikat. Terima kasih banyak. Terima kasih. (Tepuk tangan.)

 

1:51 Siang Waktu Indocina


Page Blurb
Email Updates
To sign up for updates or to access your subscriber preferences, please enter your contact information below.