rss

Bantuan Amerika Serikat Kepada Burma

English English, Malay Malay

DEPARTEMEN NEGARA A.S.
Kantor Juru Bicara
Untuk Segera Diterbitkan
LEMBAR FAKTA
15 November 2017

 

 

Amerika Serikat mendukung negara Birma yang damai, sejahtera, dan demokratis yang menghormati hak asasi manusia (HAM) rakyatnya. Kami segera bekerja untuk menangani krisis HAM a dan kemanusiaan di Negara Bagian Rakhine, memperkuat transisi demokrasi di Burma , memperluas kesempatan ekonomi, memperbaiki kesehatan dan ketahanan masyarakat yang rentan, rekonsiliasi nasional lebih lanjut, memberdayakan masyarakat setempat dan warga sipil, dan memperkuat rasa hormat dan perlindungan hak asasi manusia dan kebebasan beragama.

 

MENGATASI KRISIS DAN TANTANGAN JANGKA PANJANG DI NEGARA BAGIAN RAKHINE:

  • Menyediakan lebih dari 47 juta dollar AS untuk bantuan kemanusiaan tambahan, menjadikan bantuan Amerika Serikat terhadap krisis Negara bagian Rakhine di Burma dan Bangladesh menjadi lebih dari 87 juta dollar AS sejak Agustus 2017, dan jumlah bantuan kemanusiaan untuk orang-orang yang kehilangan tempat tinggal di dan dari Burma menjadi hampir  151 juta dollar AS sejak dimulainya Tahun Anggaran 2017;
  • Mengikutsertakan pemerintah Burma di semua tingkat untuk menuntut diakhirinya kekerasan dan kekejaman massal dan menyelesaikan krisis hak asasi manusia dan kemanusiaan di Negara Bagian Rakhine, termasuk mengembalikan orang-orang yang terusir dengan aman, sukarela dan bermartabat, yang sebagian besarnya adalah Rohingya;
  • Bekerja untuk meminta pertanggungjawaban dari mereka yang bertanggung jawab atas kekejaman massal serta pelanggaran hak asasi manusia dan penyiksaan;
  • Mendukung i pelaksanaan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Komisi Penasihat Atas Negara Bagian Rakhine (Advisory Commission on Rakhine State) .

 

MEMPERKUAT TRANSISI DAN PEMBANGUNAN DEMOKRATIS:

  • Menyediakan lebih dari 68 juta dollar AS kepada Burma sejak 2013 untuk memperkuat proses demokrasi, termasuk: 18 juta dollar AS untuk pemilihan umum 2015, yang menghasilkan pemerintahan yang dipimpin oleh tokoh  sipil; lebih dari  11 juta dollar AS untuk membangun  penegakan hukum sipil yang adil dan demokratis, termasuk memerangi perdagangan manusia dan mengurangi pasokan dan permintaan akan narkotika; dan terus mendukung organisasi masyarakat sipil dan masyarakat yang terpinggirkan untuk membangun rasa toleransi dan pengertian antar komunitas dan memperbaiki pengelolaan sumber daya alam;
  • Mengurangi kemiskinan untuk memungkinkan masyarakat demokratis yang tangguh untuk merealisasikan potensinya;

o Melatih lebih dari 225.000 petani kecil untuk melakukan teknik pertanian moderen di tahun 2017;

o Mendistribusikan kelambu tahun lalu untuk melindungi 1 juta orang karena Burma bergerak maju untuk menghapuskan malaria pada tahun 2030 melalui Prakarsa Presiden terkait Malaria;

o Dialog Kemitraan A.S.-Myanmar diformulasikan pada tahun 2016 dan telah memperluas komunikasi dan kerjasama bilateral di bidang  politik dan ekonomi;

o Memberikan dukungan nasehat kepada pemerintahan sipil mengenai lebih dari 40 undang-undang, peraturan, dan kebijakan yang  memfasilitasi peningkatan ekspor A.S. ke Burma dan lebih banyak peluang investasi untuk sektor swasta;

o Mendukung dialog Trade Investment Framework Agreement (TIFA) dari Kantor Perwakilan Perdagangan  untuk memastikan perdagangan A.S.-Burma yang bebas, adil, dan timbal balik;

o Memimpin pembentukan Inisiatif Buruh Myanmar, di mana mitra internasional mendukung upaya pekerja, pengusaha, dan pemerintah yang sedang berlangsung untuk memperbaiki hubungan industri dan undang-undang perburuhan untuk memenuhi standar internasional.

 

MENDUKUNG PROSES PERDAMAIAN NASIONAL:

  • Menyediakan lebih dari 60 juta dollar sejak 2012 untuk memperdalam dan mempertahankan reformasi, dan untuk mendorong pembangunan perdamaian yang sah dan inklusif secara nasional, termasuk dukungan terhadap beragam masyarakat sipil;
  • Termasuk 1 juta dollar AS untuk menerapkan kurikulum pendidikan perdamaian di sekolah sekuler dan berbasis agama juga untuk penelitian yang terkait masalah-masalah agama dan etnis dalam dialog politik;

• Bekerja dengan masyarakat sipil, kelompok etnis bersenjata , dan partai politik untuk membangun budaya dialog guna mengakhiri  konflik bersenjata secara inklusif dan berkelanjutan.


Terjemahan ini disediakan sebagai sarana bantuan dan hanya sumber asli bahasa Inggris yang dapat dipercaya
Pembaruan Email
Untuk mendaftar untuk mendapatkan informasi pembaruan atau untuk mengakses pilihan pelangganan Anda, masukkan informasi Anda di bawah ini.